Sebelum Disney Menemukannya
Jauh sebelum Mushu yang dianimasikan muncul di layar, Mulan (木兰 Mùlán) adalah sosok yang terbenam dalam budaya sastra Tiongkok — seorang wanita yang menyamar sebagai pria, bertugas di angkatan bersenjata selama dua belas tahun, dan kembali ke rumah tanpa ada yang mengetahui rahasianya. Cerita ini telah diceritakan dan diulang selama lebih dari lima belas abad, berkembang dengan setiap 朝代 (cháodài) — dinasti — yang mengadopsinya.
Tetapi inilah pertanyaan yang umumnya tidak dipikirkan oleh kebanyakan orang Barat: Apakah Mulan itu nyata? Jawabannya rumit, dan komplikasi ini mengungkapkan banyak hal tentang bagaimana budaya Tiongkok menciptakan dan menggunakan narasi kepahlawanan.
Balada Mulan
Teks Mulan tertua yang masih ada adalah Balada Mulan (木兰辞 Mùlán Cí), sebuah puisi sepanjang sekitar 300 karakter yang berasal dari Dinasti Wei Utara (北魏 Běi Wèi, 386–534 M), meskipun beberapa sarjana menempatkan komposisinya satu atau dua abad lebih belakangan. Puisi ini singkat dan jelas: Mulan mendengar bahwa ayahnya yang tua telah diserahkan untuk direkrut, mengambil tempatnya dengan menyamar sebagai pria, bertugas selama dua belas tahun di medan perang di utara, menolak penghargaan apa pun kecuali seekor kuda untuk pulang, dan kembali ke keluarganya yang tercengang.
Klimaks emosional puisi ini bukanlah adegan pertempuran — tetapi pulang ke rumah. Rekan-rekan prajuritnya, yang mengunjungi setelah perang, menemukan bahwa dia adalah wanita dan terkejut. Puisi ini diakhiri dengan dua bait tajam yang membandingkan kelinci jantan dan betina yang berlari bersama: "Ketika mereka berlari berdampingan, siapa yang bisa membedakan jantan dari betina?" (双兔傍地走,安能辨我是雄雌?)
Balada ini tidak menyebutkan perang mana, 皇帝 (huángdì) — Kaisar — mana, atau musuh mana. Setting-nya sengaja dibuat samar — perang perbatasan utara melawan penjajah nomaden, yang bisa menggambarkan periode mana pun dari 战国 (Zhànguó, Negara-Negara Berperang) ke depan.
Apakah Dia Sejarah?
H hampir pasti tidak, dalam arti satu orang yang dapat diidentifikasi. Balada Mulan dibaca sebagai sastra rakyat — sebuah kisah komposit yang menggambarkan kondisi sosial yang nyata (rekruitmen perbatasan yang mempengaruhi keluarga petani) dan motif budaya yang sudah ada (heroin berpakaian silang muncul dalam beberapa teks Tiongkok sebelum Mulan).
Konteks Dinasti Wei Utara penting. Para penguasa Tuoba dari Wei Utara sendiri berasal dari suku nomaden Xianbei, dan masyarakat mereka meletakkan lebih sedikit batasan pada mobilitas wanita dibandingkan dengan periode Konfusian ortodoks kemudian. Seorang wanita yang menyamar sebagai prajurit akan menjadi hal yang luar biasa tetapi mungkin kurang tidak dapat dibayangkan dalam momen budaya itu daripada yang akan terjadi kemudian.
Namun, mengatakan bahwa wanita berpartisipasi dalam peperangan adalah fantasi belaka dalam sejarah Tiongkok tidaklah benar. Fu Hao (妇好), seorang ratu Dinasti Shang (sekitar 1200 SM), memimpin kampanye militer dan tercatat dalam prasasti tulang oracle. Pemberontakan Taiping pada abad ke-19 memiliki unit militer yang semuanya terdiri dari wanita. Cerita Mulan selalu setidaknya berdekatan dengan realitas.
Evolusi Sastra: Versi Ming dan Qing
Setiap era membentuk ulang Mulan untuk kepentingan mereka sendiri. Selama Dinasti Ming (明朝 Míng Cháo), dramawan Xu Wei menulis Mulan Perempuan Bergabung dengan Ar...