kejahatan-hukuman

Kejahatan dan Hukuman di Cina Kuno

Hal pertama yang perlu Anda pahami tentang keadilan Cina kuno adalah bahwa itu tidak bersifat sembarangan. Itu bukanlah sesuka hati seorang tiran. Ini adalah sistem — terkodefikasi, hierarkis, dan konsisten secara internal — yang beroperasi secara terus menerus selama lebih dari dua ribu tahun, dari dinasti Qin (221 SM) hingga jatuhnya dinasti Qing (1912 M).

Hal kedua yang perlu Anda pahami adalah bahwa itu brutal.

Dua fakta ini tidak bertentangan. Sistem hukum kekaisaran Cina secara bersamaan adalah salah satu kerangka hukum paling canggih di dunia pra-modern dan salah satu yang paling menghukum secara fisik. Ini memiliki kode tertulis, proses banding, tinjauan yudisial, dan pedoman hukuman yang wajib. Ini juga memiliki hukuman cambuk dengan bambu, pengasingan ke perbatasan berawan, dan metode eksekusi yang tidak akan saya jelaskan secara detail karena Anda mungkin sedang makan.

Lima Hukuman

Tulang punggung hukum pidana kekaisaran Cina adalah Lima Hukuman (五刑, wǔ xíng), sebuah sistem hukuman bertingkat yang tetap cukup stabil di seluruh dinasti:

| Hukuman | Cina | Pinyin | Deskripsi | Tingkat Keparahan | |---------|------|--------|-----------|------------------| | Chi (笞) | 笞刑 | chī xíng | Pukulan ringan dengan batang bambu (10-50 kali) | Ter ringan | | Zhang (杖) | 杖刑 | zhàng xíng | Pukulan berat dengan batang bambu tebal (60-100 kali) | Ringan-sedang | | Tu (徒) | 徒刑 | tú xíng | Kerja paksa (1-3 tahun kerja paksa) | Sedang | | Liu (流) | 流刑 | liú xíng | Pengasingan ke perbatasan jauh (2.000-3.000 li) | Parah | | Si (死) | 死刑 | sǐ xíng | Hukuman mati (pembekapan atau pemenggalan) | Paling parah |

Sistem lima tingkatan ini didirikan selama dinasti Sui (隋朝, 581-618 M) dan dikodekan dalam Kode Tang (唐律疏议, Táng Lǜ Shū Yì) pada tahun 653 M — salah satu dokumen hukum paling berpengaruh dalam sejarah Asia. Kode Tang berfungsi sebagai model untuk sistem hukum di seluruh Asia Timur, termasuk Jepang, Korea, dan Vietnam.

Karakteristik bertingkat dari sistem ini penting. Hukuman sebanding dengan kejahatan. Mencuri seekor ayam membuat Anda dihukum dengar pukulan. Mencuri seekor kuda membuat Anda menjalani kerja paksa. Membunuh seseorang membuat Anda dihukum mati. Sistem ini tidak acak — itu telah dikalibrasi.

Pukulan

Hukuman cambuk dengan bambu (笞杖, chī zhàng) adalah hukuman yang paling umum di Cina kekaisaran. Ini dilaksanakan secara publik, di halaman yamen (衙门, yá mén) magistrat, dengan orang yang dihukum terbaring telungkup di tanah. Lebih lanjut tentang ini dalam Sistem Magistrat: Bagaimana Keadilan Bekerja.

Batang bambu (板子, bǎn zi) adalah sepotong bambu datar, kira-kira 1,5 meter panjang dan 5 sentimeter lebar. Pukulan ringan (笞) menggunakan batang yang lebih tipis; pukulan berat (杖) menggunakan batang yang lebih tebal.

Jumlah pukulan ditentukan secara tepat oleh hukum: - 10 pukulan untuk pelanggaran ringan - 20 pukulan untuk pelanggaran yang sedikit lebih serius - Hingga 100 pukulan untuk pelanggaran serius yang tidak mengakibatkan kerja paksa

Seratus pukulan dengan batang bambu berat bisa berakibat fatal. Hukum mengakui...

Tentang Penulis

Pakar Sejarah \u2014 Sejarawan yang mengkhususkan diri dalam sejarah dinasti Tiongkok.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit