Penemuan Tiongkok yang Dilupakan Dunia: Lebih dari Sekadar Kertas, Percetakan, Bubuk Mesiu, dan Kompas

Empat Terkenal dan Puluhan yang Terlupakan

Kertas, percetakan, bubuk mesiu, dan kompas — 四大发明 (sì dà fāmíng, Empat Penemuan Besar) — mendapat seluruh pujian. Dan memang layak begitu. Namun membatasi kontribusi teknologi Cina hanya pada empat benda itu ibarat membatasi inovasi Eropa hanya pada mesin uap dan teleskop. Daftar lengkap penemuan Cina yang membentuk dunia jauh lebih panjang, lebih aneh, dan jauh lebih mengesankan daripada yang kebanyakan orang sadari.

Berikut adalah penemuan-penemuan yang dilupakan dunia.

Seismograf (132 Masehi)

Zhang Heng (张衡, 78–139 M), seorang polymath Dinasti Han (汉朝 Hàn Cháo) yang sekaligus seorang astronom, matematikawan, penemu, dan penyair, menciptakan seismoskop pertama di dunia pada tahun 132 M. Alatnya berupa wadah perunggu yang dikelilingi delapan kepala naga, masing-masing menggigit bola perunggu di mulutnya. Ketika terjadi gempa bumi, mekanisme internal (mungkin sebuah bandul) akan memicu tuas, menyebabkan satu naga menjatuhkan bolanya ke mulut katak yang sesuai di bawahnya — menandakan arah gempa.

Alat ini dilaporkan mendeteksi gempa di provinsi Gansu, ratusan kilometer jauhnya, sebelum ada utusan yang bisa mengabarkan berita tersebut. Istana 皇帝 (huángdì, Kaisar) pada awalnya skeptis; konfirmasi baru datang beberapa hari kemudian.

Tidak ada peradaban lain yang menghasilkan alat sejenis selama lebih dari 1.700 tahun.

Tanur Tiup (Abad ke-1 SM)

Ahli metalurgi Cina mengembangkan tanur tiup selama Dinasti Han — sekitar 1.200 tahun sebelum muncul di Eropa. Dengan menggunakan penggerak piston berlubang ganda (penemuan Cina lainnya) untuk memompa udara ke dalam tanur yang tertutup, mereka mencapai suhu yang cukup tinggi untuk menghasilkan besi tuang secara skala industri.

Pada masa 战国 (Zhànguó, Negara Perang), para pandai besi Cina sudah menghasilkan alat dari besi tuang, senjata, dan peralatan pertanian. Sedangkan pengerjaan besi di Eropa masih pada tahap besi tempa (wrought iron) yang dibuat pada suhu lebih rendah hingga zaman pertengahan. Kesenjangan teknologi ini membuat para petani Cina telah menggunakan mata bajak besi, sementara banyak petani Eropa masih menggunakan yang terbuat dari kayu.

Gerobak Dorong (Abad ke-1 M)

Gerobak dorong sangat umum sehingga tidak banyak yang memikirkan asal-usulnya. Gerobak ini berasal dari Cina, ditemukan selama Dinasti Han. Versi Cina biasanya meletakkan roda di tengah gerobak (bukan di depan seperti versi Eropa), memungkinkan satu orang menggerakkan muatan beberapa ratus pon — secara efektif menjadi kereta satu orang.

Gerobak dorong baru sampai ke Eropa pada abad ke-12, sekitar seribu tahun setelah debutnya di Cina. Selama seribu tahun itu, para pekerja Cina memiliki keunggulan produktivitas yang signifikan dalam konstruksi dan pertanian berkat alat sederhana ini.

Jembatan Gantung (Abad ke-3 M)

Insinyur Cina membangun jembatan gantung dengan rantai besi selama Dinasti Han dan dinasti-dinasti berikutnya, menjembatani ngarai di daerah pegunungan yang tidak dapat dilalui oleh lengkungan batu. Jembatan Luding (泸定桥 Lúdìng Qiáo) di Sichuan, yang dibangun pertama kali tahun 1701, masih berdiri kokoh hingga kini.

Tentang Penulis

Pakar Sejarah \u2014 Sejarawan yang mengkhususkan diri dalam sejarah dinasti Tiongkok.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit