Kanal Besar

Kanal Besar: Proyek Rekayasa Terbesar China

Tembok Besar selalu mendapatkan perhatian. Itu fotogenik, dramatis, dan terlihat dari... yah, tidak dari luar angkasa, meskipun mitosnya demikian, tetapi itu tentu terlihat dari perbukitan terdekat.

Kanal Besar (大运河, Dà Yùnhé) tidak seperti itu. Ia datar. Ia basah. Tidak terlalu pemandangan yang indah. Dan bisa dibilang, ini adalah bagian terpenting dari infrastruktur dalam sejarah China — lebih penting dari Tembok Besar, lebih penting dari Jalur Sutra, lebih penting dari istana, kuil, atau monumen manapun.

Tembok Besar menjaga orang tetap keluar. Kanal Besar menyatukan China.

Angka-angka

| Fakta | Detail | |-------------------|---------------------------------| | Total panjang | 1,794 km (1,115 mil) | | Periode konstruksi| ~486 SM hingga 1293 M (dengan modifikasi yang terus berlangsung) | | Menghubungkan | Beijing (utara) ke Hangzhou (selatan) | | Sungai yang dilalui | Sungai Kuning (黄河, Huáng Hé), Sungai Yangtze (长江, Cháng Jiāng), Sungai Huai (淮河, Huái Hé), Sungai Qiantang (钱塘江, Qiántáng Jiāng) | | Provinsi yang dilalui | Beijing, Tianjin, Hebei, Shandong, Jiangsu, Zhejiang | | Status UNESCO | Situs Warisan Dunia (2014) | | Masih digunakan | Ya — bagian-bagian masih merupakan rute pengiriman aktif |

Kanal Besar adalah saluran air buatan terpanjang dan tertua di dunia. Dengan panjang 1,794 kilometer, itu lebih panjang dari Kanal Suez (193 km) dan Kanal Panama (82 km) digabungkan — dengan faktor enam.

Masalah yang Diselesaikannya

Geografi China menciptakan masalah logistik yang mendasar: sungai-sungai utama mengalir dari timur ke barat, tetapi pusat politik dan ekonomi negara tersebut tersusun dari utara ke selatan.

Sungai Kuning (黄河, Huáng Hé) mengalir ke timur melalui dataran utara. Sungai Yangtze (长江, Cháng Jiāng) mengalir ke timur melalui daerah pusat. Sungai Mutiara (珠江, Zhū Jiāng) mengalir ke timur melalui selatan. Jika Anda ingin mengangkut barang dari utara ke selatan — atau dari selatan ke utara — Anda tidak bisa menggunakan sungai-sungai tersebut. Anda harus pergi melalui darat, yang lambat, mahal, dan terbatas dalam kapasitasnya.

Kanal Besar menyelesaikan masalah ini dengan menciptakan saluran air utara-selatan yang menghubungkan sungai-sungai timur-barat. Beras dari selatan yang memproduksi padi dapat dikirim ke utara untuk memberi makan ibu kota. Sutra, teh, dan porselen bisa berpindah ke kedua arah. Pasukan bisa dikerahkan dengan cepat sepanjang panjang kanal.

Kanal ini tidak hanya menghubungkan kota-kota. Ia menghubungkan ekosistem. Utara yang menghasilkan gandum dan selatan yang menghasilkan nasi menjadi satu sistem ekonomi, masing-masing menyediakan apa yang kurang dari yang lain. Tanpa kanal, China utara akan menghadapi kekurangan makanan secara kronis. Dengan adanya kanal, utara dapat mengimpor nasi dari selatan — dan selatan dapat mengimpor gandum, kuda, dan kulit dari utara.

Sejarah Konstruksi

Kanal Besar tidak dibangun sekaligus. Ia dirakit selama lebih dari 2,500 tahun, secara bertahap, oleh berbagai dinasti dengan motivasi yang berbeda-beda.

Fase 1: The Han Gou (邗沟, Hán Gōu) — 486 SM

Bagian tertua dibangun oleh Raja Fuchai (夫差) dari negara Wu selama periode Musim Semi dan Gugur. Han Gou menghubungkan Sungai Yangtze ke Sungai Huai, menciptakan rute pasokan militer untuk kampanye Wu.

Tentang Penulis

Pakar Sejarah \u2014 Sejarawan yang mengkhususkan diri dalam sejarah dinasti Tiongkok.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit